Share

Export Citation

APA
MLA
Chicago
Harvard
Vancouver
BIBTEX
RIS
Universitas Hasanuddin
Research output:Contribution to journalArticlepeer-review

The Effectiveness of Motoric-Cognitive Dual-Task Training in Reducing Risk of Falls on Elderly

Purnamasari N.

Media Kesehatan Masyarakat Indonesia

Q4
Published: 2019Citations: 1

Abstract

Proses penuaan menyebabkan kemunduran dari berbagai aspek tubuh baik secara fisik, mental, maupun psikologis yang secara tidak langsung mengancam kemandirian lansia serta membuat mereka rentan terhadap kejadian jatuh. Latihan kombinasi Dual-Task motorik-kognitif menggabungkan latihan fisik dan kognitif secara bersama-sama dan menginduksi efek sinergis ketika digabungkan dalam satu intervensi. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian latihan dual-task terhadap risiko jatuh pada lansia. Metode yang digunakan adalah pre-eksperimental dengan one group pre-test post-test design dengan lama waktu perlakuan selama 4 minggu dengan frekuensi 3 kali seminggu. Sebelum dan setelah perlakuan, responden diukur tingkat keseimbangan dan risiko jatuhnya menggunakan Berg Balance Scale (BBS), Timed-Up and Go Test (TUGT), serta Tinetti Balance Assesment Tool. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan keseimbangan lansia setelah pemberian 12 kali latihan berdasarkan alat ukur BBS (p<0.001) dan TUGT (p=0.079). Risiko jatuh terlihat mengalami penurunan setelah 12 kali perlakuan (p<0.001). Penurunan risiko jatuh paling tinggi terjadi setelah 6 kali perlakuan pertama (p=0.011). Disimpulkan bahwa latihan dual-task motorik-kognitif ini secara signifikan berpengaruh dalam penurunan risiko jatuh pada lansia.

Access to Document

10.30597/mkmi.v15i3.7019

Other files and links

Fingerprint

GynecologySciences
PsychologySciences
MedicineSciences