Share

Export Citation

APA
MLA
Chicago
Harvard
Vancouver
BIBTEX
RIS
Universitas Hasanuddin
Research output:Contribution to journalArticlepeer-review

New association between Cecidochares connexa (M.) (Diptera: Tephritidae) and local parasitoids: Revisiting classical biological control

Harianto M.

Jurnal Entomologi Indonesia

Published: 2024

Abstract

Lalat argentina Cecidochares connexa (L.) (Diptera: Tephritidae) diintroduksikan pada tahun 1993 di Bantimurung, Sulawesi Selatan untuk mengendalikan gulma Siam Chromolaena odorata yang merupakan gulma invasif dari Florida, Amerika Serikat. Namun, beberapa penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa C. connexa dapat terserang oleh predator dan parasitoid lokal sehingga dapat memengaruhi efektifitas C. connexa di lapang. Penelitian ini bertujuan mempelajari asosiasi baru antara hama eksotik C. connexa dan parasitoid lokal. Penelitian dilakukan dari bulan April-Desember 2021 pada dua habitat, yaitu lahan terbuka dan perkebunan kakao, di empat desa di Kabupaten Polewali Mandar. Gulma Siam diambil secara purposive sampling, yaitu C. odorata yang berpuru. Tiga puluh C. odorata berpuru dikoleksi pada tiga lokasi berbeda di setiap habitat dan setiap desa. Puru dari setiap sampel dikelompokkan menjadi dua macam yaitu, puru yang tidak berlubang dan puru yang berlubang. Puru yang tidak berlubang dipelihara sampai serangga keluar dan spesimen serangga yang didapatkan diidentifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata jumlah puru (baik puru sehat maupun puru terparasit) lebih tinggi pada lahan terbuka dibandingkan pada perkebunan kakao. Fenomena parasitasi mengindikasikan adanya interaksi dan asosiasi baru antara C. connexa dengan parasitoid lokal. Tingkat parasitasi C. connexa di lahan terbuka (23,24%) tidak berbeda jika dibandingkan dengan parasitisasi di perkebunan kakao (28,84%). Ada empat famili parasitoid yang ditemukan yaitu Eulophidae, Braconidae, Eupelmidae, dan Ormyridae. Pada lahan terbuka ditemukan enam jenis morfo-spesies parasitoid dan pada perkebunan kakao sebanyak tiga jenis. Quadrastichus sp.1 merupakan parasitoid dominan dengan persentase parasitisasi 14% pada lahan terbuka dan 10% pada perkebunan kakao.

Access to Document

10.5994/jei.21.1.63

Other files and links

Fingerprint

TephritidaeSciences
Biological pest controlSciences
BiologySciences
Association (psychology)Sciences
ZoologySciences
EcologySciences
BotanySciences
PsychologySciences
PEST analysisSciences
PsychotherapistSciences